HADIR SEBAGAI NARASUMBER PADA GIAT BOOTCAMP WIRAUSAHA WMK DI NEGERI TAPAL BATAS 2 KAKANWIL SOSIALISASI KEKAYAAN INTELEKTUAL & PERSEROAN PERORANGAN

WhatsApp_Image_2023-11-30_at_19.00.16.jpeg

Kamis, 30 November 2023

JAYAPURA - Universitas Cendrawasih Jayapura menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Layanan Bantuan dan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Tahun 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Ball Room Hotel Gren Abepura Jalan Raya Abepura No.37 Kota Jayapura , Provinsi Papua.

Hadir pada Kegiatan ini sekitar 100 Pelaku UKM Mahasiswa Uncen. Kegiatan ini merupakan Implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Kegiatan ini dilaksanakan upaya memberikan layanan bantuan dan pendampingan hukum kepada Mahasiswa pelaku usaha mikro dan kecil bermasalah hukum berkaitan dengan usahanya dan meningkatkan literasi hukum kepada usaha mikro dan kecil.

Lingkup masalah hukum seperti Wanprestasi atas perjanjian / kontrak, Perkreditan untuk modal usaha, Utang / piutang terkait modal atau tagihan, Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Sengketa ketenaga kerjaan, Sengketa atas kewajiban pajak, Penyusunan Dokumen Hukum terkait kegiatan usaha

Anthonius M. Ayorbaba, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, diundang khusus Hadir sebagai Narasumber.

Kakanwil Papua, Anthonius M. Ayorbaba, sampaikan Sosialisasi Pentingnya Pencatatan dan Pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi Mahasiswa Pelaku Usaha Mikro Kecil sekaligus Sosialisasi Pendaftaran Perseroan Perorangan.

Dalam Penyampaian Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Kakanwil Anthonius M. Ayorbaba, mengungkapkan maksud dan tujuan menjelaskanya promosi dan diseminasi Kekayaan Intelektual (KI) tahun 2023 ini adalah untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya perlindungan KI dan kemampuan teknis pemangku kepentingan khususnya inventor baik di perguruan tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengembangan, dunia usaha dan Masyarakat secara umum.

WhatsApp_Image_2023-11-30_at_19.00.18_1.jpeg

Lebih lanjut dijelaskan Anthonius, selain KI Paten yang merupakan hak ekslusif yang diberikan Negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Kanwil Kemenkumham Papua merupakan kepanjangan tangan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di Provinsi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemanfaatan serta pemahaman masyarakat tentang keberadaan dan pelaksanan Sistem Kekayaan Intelektual (KI) secara menyeluruh khususnya pada kegiatan ini promosi dan diseminasi Kekayaan Intelektual pada Kegiatan Sosialisasi Layanan Bantuan Hukum dan Pendampingan Hukum bagi Usaha Mikro Kecil.

Menurut Anthonius, HKI perlu dikenalkan kepada Pelaku UMKM sejak dini dengan mengimplementasikan HKI secara total dan benar, sangatlah besar peluang untuk dapat menghasilkan karya-karya yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan timbul kesadaran dari Mahasiswa Pelaku UMKM tentang pentingnya HKI dan menumbuhkan motivasi untuk berkreasi, berinvensi dan berinovasi untuk bangsa ini dari Tanah Papua.

Pesan Kakanwil, apa bila ada Peserta mahasiswa Pelaku UMKM yang memiliki Ciptaan maupun Paten dan ingin mendaftarkan Perseroan Perorangan akan dilayani oleh Petugas Layanan KI Kanwil Papua tidak lebih dari 12 menit sertifikat jadi dan bisa di ambil.

Jika memiliki Karya berupa Paten jangan di sebar luaskan karena di zaman digitalisasi ini banyak yang melakukan copy paste untuk itu perlindungan kekayaan intelektual sangat perlu di lakukan," Tegas Anthonius

WhatsApp_Image_2023-11-30_at_19.00.21.jpeg

Kehadiran kakanwil dan tim hari ini untuk menginspirasi mahasiswa anak muda Papua maupun anak mudah lainnya yang merupakan Pelaku UKM untuk berinovasi untuk memajukan Papua lebih baik kedepan. (HUMAS KUMHAM PAPUA)


Cetak   E-mail